Mengenal 8 Jenis Polyflex untuk Sablon


Bagi Anda yang sedang ataupun ingin memulai bisnis sablon, tentu tidak asing lagi dengan yang namanya polyflex. Banyak toko yang jual polyflex baik offline maupun online. Hal ini tentu memudahkan banyak pihak bahkan yang ingin menyablon sendiri desain kaos di rumah dalam skala kecil. Jika Anda memiliki bisnis sablon, tentu Anda harus membeli polyflex dengan berbagai macam jenis untuk memenuhi keinginan pelanggan.


Saat ini banyak jenis polyflex yang bisa Anda temukan baik produk lokal maupun impor. Bentuk dan warnanya pun juga beragam. Polyflex atau yang biasa juga dikenal dengan heat transfer paper ini banyak digunakan oleh pelaku usaha sablon karena daya rekatnya tinggi dan proses pemasangannya mudah. Maka buat Anda yang tertarik dengan bisnis sablon, yuk kenali terlebih dahulu apa saja jenis polyflex yang banyak digunakan di Indonesia!

  1. Polyflex PU
Ini adalah jenis polyflex yang terbilang lebih tipis dan tidak kaku atau fleksibel. Jadi jika Anda ingin menyablon dengan desain yang luas dan besar, maka gunakan polyflex jenis ini supaya kaos tetap nyaman ketika digunakan.

Ketika polyflex ini digunakan pada kaos, hasilnya akan terlihat menyatu, awet, tahan lama, dan tentu saja rapi. Warnanya juga beragam jadi Anda tinggal memilih sesuai desain yang dibutuhkan. Maka tidak heran jika jenis polyflex PU adalah yang paling banyak digunakan untuk desain kaos.

  1. Polyflex PVC
Jenis polyflex ini biasa digunakan untuk sablon jaket hoodie atau jersey sepak bola. Jika dibandingkan dengan polyflex PU, hal yang membedakannya hanyalah ketebalannya.

PVC lebih tebal dan kuat daripada PU. Polyflex PVC paling banyak digunakan di Indonesia. Karena sifatnya yang kuat dan tebal, akan lebih baik jika Anda mengaplikasikannya kepada desain yang kecil dan menonjol, misalnya logo.




  1. Polyflex Reflective
Jenis polyflex ini memantulkan cahaya yang mengenai permukaannya. Biasanya digunakan pada kaos yang digunakan di luar ruangan. Jika malam, desain yang di sablon dengan polyflex ini akan tetap terlihat bagus dan jelas. Maka tentu banyak yang jual polyflex jenis ini untuk memenuhi kebutuhan orang yang suka beraktivitas di malam hari.

  1. Polyflex Flock
Siapa nih yang suka jenis sablon yang lembut seperti bulu ? Jika Anda berminat menghasilkan kaos yang memiliki nilai jual yang tinggi, maka gunakan jenis Polyflex ini karena produk yang dihasilkan akan jauh lebih elegan dan berkelas karena tidak transparan dan melekat kuat. Biasanya kaos distro menggunakan polyflex flock.

  1. Polyflex Glitter
Sama seperti namanya, tentu jenis polyflex ini memiliki glitter yang membuat kaos atau pakaian menjadi gemerlap dan bercahaya. Sehingga menimbulkan kesan yang indah dan elegan. Apalagi untuk produk-produk cewek. Tentu akan menambah nilai jual jika menggunakan glitter warna-warni.

  1. Polyflex Glow In The Dark
Siapa nih yang suka kaos menyala di tempat gelap? Sekarang sudah banyak beredar kaos dan pakaian yang di sablon menggunakan polyflex glow in the dark ya. Jadi jika Anda ingin menghasilkan pakaian yang bernilai jual tinggi maka ikutilah pasaran produk ini.

  1. Polyflex foil
Mirip dengan polyflex reflective. Hanya saja bedanya, polyflex ini dapat memantulkan cahaya secara langsung. Produk yang dihasilkan lebih elegan dan berkelas. Biasanya pabrik garment dan workshop sablon menggunakan ini.

  1. Polyflex Printable
Polyflex ini membutuhkan mesin digital printing untuk menghasilkan gambar yang halus dan bagus. Desain yang dihasilkan pada kaos seperti hasil cetakan menggunakan mesin print.

Demikian beberapa jenis polyflex yang biasa digunakan di industri sablon. Pastikan bahwa toko langganan Anda jual Polyflex yang berkualitas.

Belum ada Komentar untuk "Mengenal 8 Jenis Polyflex untuk Sablon"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel